Pernikahan Bukan Hanya Soal Resepsi
Di Indonesia, biaya pernikahan tidak berhenti di resepsi saja. Ada rangkaian acara yang perlu dianggarkan, mulai dari lamaran, seserahan, mahar, akad nikah, hingga resepsi. Panduan ini membantu pasangan menyusun anggaran yang realistis untuk tahun 2026.
Komponen Biaya Utama
- Katering dan gedung: Biasanya komponen terbesar, dihitung per pax atau per tamu.
- Seserahan dan hantaran: Barang simbolis yang diberikan pihak pria kepada pihak wanita.
- Mahar: Wajib dalam akad nikah bagi pasangan muslim, nilainya sesuai kesepakatan.
- Dekorasi dan pelaminan: Bisa minimalis atau megah tergantung konsep.
- Rias dan busana pengantin: MUA, gaun atau kebaya, serta busana adat jika diperlukan.
- Dokumentasi: Fotografer, videografer, dan sering juga prewedding.
Biaya di KUA
Menikah di Kantor Urusan Agama pada hari kerja pada dasarnya tidak dikenakan biaya, sementara menikah di luar KUA atau pada hari libur biasanya dikenakan biaya tambahan. Ada juga biaya administrasi dokumen seperti surat pengantar dari kelurahan.
Kisaran Anggaran Berdasarkan Konsep
Pernikahan sederhana di kota kecil bisa dimulai dari puluhan juta rupiah, sementara resepsi standar dengan ratusan tamu di kota besar umumnya membutuhkan anggaran yang jauh lebih besar. Pernikahan mewah di gedung atau hotel bisa menembus angka yang jauh lebih tinggi lagi.
Tips Menghemat Anggaran
Memilih paket pernikahan lengkap dari satu vendor, menikah di luar musim ramai, serta melibatkan keluarga dan teman untuk beberapa kebutuhan seperti dekorasi atau hiburan adalah cara yang umum digunakan untuk menekan biaya tanpa mengurangi kekhidmatan acara.
Kesimpulan
Menyusun anggaran pernikahan di Indonesia berarti melihat keseluruhan rangkaian acara, bukan hanya resepsi. Dengan rincian yang jelas di setiap komponen, pasangan dan keluarga bisa mempersiapkan hari besar ini dengan lebih tenang.